7 BUDAYA BISNIS SAMSUNG GRUP

T.E Deal dan A.A Kennedy pernah mengatakan bahwa, perusahaan yang tidak memiliki pengetahuan tentang budaya akan hilang tanpa bekas. Namun tiak hanya sebatas pengetahuan tentang budaya saja yang diperlukan, ternyata dibutuhkan juga sebuah prinsip kuat untuk membentuk budaya kerja di perusahaan. Bisa dikatakan bahwa budaya perusahaan merupakan identitas penting sebuah perusahaan. Wujud dari budaya perusahaan bisa dilihat dari tingkah laku karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Budaya perusahaan juga muncul dari ideologi manajemen dan gaya kepemimpinan atasan.

Sebagai perusahaan sekala global. Samsung dikenal sebagai perusahaan yang memiliki budaya perusahaan yang kuat, sejak pertama kali didirikannya. Budaya perusahaan Samsung muncul dari pendiri pertamanya yaitu Presiden Direktur Lee Byung-Chul. Setelah kepemimpinan Samsung diserahkan kepada anaknya yaitu Lee Kun-Hee, budaya Samsung tetap dijaga dan diperkuat. Lee Kun Hee membangun budaya perusahaan samsung dengan inovasi-inovasi yang cemerlang. Budaya perusahaan Samsung dikenal dengan istilah 7S. Apa saja 7S itu, beriku ini penjelasannya.

  1. SHARE VALUE

Selama berdirinya, perusahaan Samsung memegang semboyan yang membuat Samsung selalu mendapat hati konsumenya,”Bersama konsumen, menghadapi tantangan dunia, dan menciptakan masa depan”. Semboyan ini menjadikan karyawan Samsung selalu tertantang untuk menciptakan produk yang dicintai oleh konsumen. Selian itu, Samsung selalu menekankan akan etika dan tata krama sebagai budaya perusahaan. Karyawan Samsung mempunyai semangat untuk membawa perubahan pada lingkungan, dimulai dari diri sendiri. Samsung mengapresiasi bagi mereka yang punya kontribusi pada masyarakat.

Samsung selalu menjaga simbiosis antara Samsung dengan konsumen dalam menciptakan sebuah produk. Samsung berani mencoba tantangan dan gigih menciptakan budaya perusahaan yang berorientasi masa depan. Karyawan Samsung berani mengembangkan ide-ide mereka dan mengasah kemampuannya. Selain itu Samsung menekankan kuat pada inovasi teknologi.

  1. LEADER SHIP

Dibawa kepemimpinan Presiden Direktur Lee Kun-Hee, Samsung melesat menjadi perusahaan kelas dunia. Faktor yang membuat kesuksesan Samsung salah satunya adalah model kepemimpinan dari sang presiden. Lee Kun-Hee dikenal sebagai pemimpin yang menjalankan budaya perusahaan dengan gaya kepemimpinan yang inovatif.

Gaya kepemimpinan Presiden Direktur Lee Kun-Hee dalam menjalankan roda perusahaan yaitu 1.) Memahami cara melihat kedepan 2.) Mempraktikkan yang dilakukan oleh orang-orang yang sudah ahli 3.) Berlari dengan kemampuan, tenaga dan teknologi yang dimiliki 4.) Merangkul para pegawai 5.) Melakukan evaluasi akan hasil kepemimpinan yang telah dipraktikkan.

  1. STAFFS

Samsung memegang prinsip untuk menghargai segala pemikiran manusia. Oleh karena itu, Samsung selalu terpacu untuk meningkatkan kualitas para karyawannya. Salah satu caranya adalah menciptakan atmosfer kerja yang kondusif, agar karyawan merasa betah bekerja di Samsung. Menciptakan kondisi yang kondusif akan menguatkan loyalitas karyawan, sehingga Samsung mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selain menciptakan lingkungan kerja yang “nol sengketa”, Samsung juga memperhatikan karyawan yang memiliki kemampuan yang luar biasa. Keberhasilan perusahaan adalah ketika karyawan merasa bangga bekerja dan menuangkan kemampuan terbaiknya untuk perusahaan.

  1. STRUCTURE

Dalam perjalanannya, Samsung berhasil melakukan perubahan dalam stuktur perusahaan secara mendasar. Perubahan stuktur baru ini didasarkan oleh perubahan orang yang berada dalam organisasi Samsung. Ada ungkapan yang menjadi budaya perusahaan Samsung, “Dari atas, dari aku, dari hal-hal kecil, menuju ke satu arah, dan dengan benar”.

Untuk mengambangkan manajemen perusahaan baru, Samsung menekankan manajemen yang berorientasi pada kualitas, informasi, infrastruktur yang kompleks. Masalah kualitas, merupakan hal yang paling fital dalam manajemen Samsung, bisa dikatakan sebagai nilai paling inti.

  1. STRATEGY

Ambisi Samsung menajdi perusahaan nomer satu global, dibuktikan dengan penerapan strategi yang berorientasi masa depan. Untuk mencapai itu, samsung memprediksi arus pasar dunia, hal itu memudahkan Samsung untuk memasarkan produk ke pasar dunia.

Samsung mengambil langkah berani, yaitu dengan memperluas cabang perusahaan diluar negri seperti Amerika, China, Rusia, Blok Timur serta Afrika. Terbentuknya lingkungan perusahaan diluar negri merupakan strategi membentuk budaya Samsung diseluruh dunia.

  1. SKILL

Skill merupakan bagian penting yang dimiliki manusia, apalagi ketika berkarya pada perusahaan seperti Samsung. Hal itu juga yang dilakukan Samsung untuk mengasah kualitas skill karyawannya. Samsung membangun pendidikan untuk mengasah skill para karyawannya. Samsung melakukan investasi untuk pengembangan dan penelitian di luar negri. Selain itu Samsung juga merekrut para peneliti untuk mengembangkan penelitiannya.

  1. SYSTEM

Persaingan pasar global menuntun semua perusahaan memiliki sistem yang mampu bertahan dalam persaingan global. Melihat persaingan global yang begitu ketat, Samsung mengembangkan Infrainformasi. Yang dimaksud Infrainformasi adalah informasi penting yang berkaitan dengan produksi, pengemasan, pemindahan, dan penggunaan. Infrainforamsi diterapkan menggunakan komputerisasi. Langkah Samsung membangun infrainformasi tujuannya agar dapat menyebarkan strategi informasi perusahaan, dan secara langsung dapat menawarkan efesiensi dan kenyamanan pengaturan manajemen para pegawai dan pelamar.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *